Showing posts with label andini. Show all posts
Showing posts with label andini. Show all posts

Sunday, September 21, 2014

kelas tambahan minggu sore

Kelas tambahan di Minggu sore untuk mengejar menyelesaikan karya mereka. Pertemuan ke-3 Nasya datang dengan berkata "Bunda, saya mau ulang gambarku!" dia merasa kurang sreg akan hasil karyanya. Nasya memang kalau menggambar suka detail dan kecil-kecil, karena bidangnya lebih besar dari biasanya dia mengalami kebosanan dalam menyelesaikan karyanya. Saya sarankan untuk lanjutkan dulu karena stok kertas lagi kosong.

Si Mikaila sudah beberapa pertemuan gambarnya belum kelar juga, melihat kakak lain pakai pensil warna dia juga ikut pakai pensil warna, kakak yang lain pakai cat akrilik dia juga ikut ganti pakai cat akrilik. Begitu datang kakak yang lain pakai pastel, dia juga ikut pakai pastel. Jadi galau sampai karyanya belum kelar juga :)

Andini pun demikian ini adalah kertas ke-2 karena karya pertama ditangguhkan. Kemampuan dia bisa lebih dari karya pertama yang dibuatnya dan dia sendiri kurang sreg dengan hasil karya pertamanya.

Bella in action

Yang berhasil menyelesaikan karya adalah Bella, agak separuh napas juga dia mengerjakan full pastel. Demikianlah kesabarannya diuji :D
Dan dia berhasil melewati selama 3 kali pertemuan dengan komentar "Mau patah tanganku tante Yun!". Selamat ya...bisa lanjut ke tahap berikutnya.

Saturday, September 20, 2014

lanjutttt....

Akhirnya setelah 2 pertemuan lukisan adek Hilma kelar juga, karya pertama menggunakan oil pastel ditangguhkan, kurang sreg dan kita ganti dengan karya 3 Anak Dara menggunakan pensil warna aquarel. Lebih cepat pengerjaannya karena Hilma lumayan tekun saat mengerjakannya.

Kakaknya Hilma, namanya Hilya juga kelar karyanya pagi ini. Cucian piring bertumpuk berhasil diselesaikan di pertemuan ke-2. Agak lama saat menggunakan oil pastel, kemudia dapat bonus main cat air untuk background.

Kimi dengan karya A2 perdananya
Lanjutan karya Marsha
Lanjutan karya Naura
Bella melanjutkan mewarnain Family
Selepas melukis mereka main sisa cat