Friday, August 15, 2014

Melukis TAS TOTE

Sore ini Livi melukis hanya berdua dengan Mikaila, teman kelas yang lain pasti ketiduran. Udara sore hari ini memang sejuk. Rencana kita akan melukis tas kain.
Pertama Livi harus memikirkan dia akan menggambar apa. Saya mengusulkan menggambar sesuatu yang dia sukai, dia menyukai kue dan anak perempuan, tapi dia memutuskan untuk menggambar anak perempuan saja.
Setelah membuat sketsa di kertas, dia memasukkan kertas sketsanya ke bagian dalam tas, jadi dia mudah menjiplak atau mentrace garis yang sudah dibuatnya. Gambar diatas kain menggunakan spidol permanen Art Line.

Setelah itu siapkan cat akrilik (atau bisa juga cat khusus kain), di kelas lukis saya menyediakan cat akrilik saja, bisa untuk kain, kanvas , kertas dan kaca.

Pertama warnai dulu bagian gambar yang membutuhkan warna paling muda. Tujuannya supaya hasil gambar lebih rapih saja. Biasa bekerja membuat gambar untuk anak-anak mereka terburu-buru mengecatnya, tidak sabaran menunggu kering.

Setelah itu disusul warna-warna yang lebih tua, dan ingat selalu menggunakan celemek kalau tidak mau baju cantiknya kotor kena cat. Karena habis melukis Livi akan berencana mengunjungi rumah neneknya.
TA..DAAA...jadilah tas lukis Livi, sebelah kiri adalah sketsa yang dibuatnya di kertas.

Sunday, August 10, 2014

Lukis di Tas Tote

Pertemuan perdana dengan teman-teman kelas lukis setelah libur panjang lebaran dan tahun ajaran baru. Rencana melukis di Nursery batal karena hujan seharian, sebagai gantinya kita melukis di Dieng Corner saja, walaupun hujan diluar tapi semangat berkarya nggak ikut membeku kedinginan. Hanya saja tas-tas lukisnya tidak langsung kering.

peserta baru adek Rhea, ikut sama kakaknya

Salwa dan Syafina sibuk melukis tasnya
 Tifa menulis dan melukis namanya

kelas perdana krucil Azzam dan Puani

karya kelas krucil

karya kakak-kakak

karya naura dan faika

Friday, August 8, 2014

Jadwal Kelas Lukis perdana TK dan SD

Assalamu Alaikum,
Hai :) Kelas lukis perdana setelah libur panjang akan diadakan besok, Sabtu dan Minggu. Ada teman kita yang pindah dan ada juga teman lukis kita yang baru bergabung.
Berikut jadwalnya ya



Kuas lukis

http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/5/5e/Brushtypes.jpg/600px-Brushtypes.jpg


Kuas Lukis, Kuas untuk melukis beragam macamnya bisa dikelompokkan beberapa kelompok menurut bentuk bulu kuas, di antaranya adalah bulat lancip, bulat tumpul, persegi rata, persegi lancip, besar dan ukurannya tiap merek tidak sama, nomor bisa sama tetapi besarnya bisa berbeda.
Kegunaan masing-masing kuas tidak sama, misalnya yang bulat lancip untuk mengerjakannya yang rumit, sedang yang persegi rata untuk menangani bidang lebih lebar, cocok untuk mengeblok bidang lukisan.
Berdasarkan danganan (stik) kuas dapat dijadikan dua kelompok sedang dan panjang, masing-masing kelompok digunakan pada tingkat kesulitan masing-masing dan bisa berbeda cara dan jarak memegangnya pada batang kuas, untuk mengeblok kanvas cara memegangnya bisa berbeda pada saat pendetailan lukisan, juga berbeda cara dan jarak memegangnya pada saat detail terakhir atau finishing lukisan.
Dari perbedaan panjang kuas ini pada saat menggunakan berbeda-beda cara memegang kuas walau masih menggunakan kuas yang sama, apakah digunakan lurus atau berkelok-kelok.

Memilih kuas berdasarkan keperluan.
Untuk keperluan melukis bisa dibedakan pada bahan untuk melukis, kuas yang digunakan untuk kertas berbeda dengan yang untuk melukis di atas kain kanvas.
Untuk melukis di atas kertas sebaiknya memilih kuas yang berbulu halus dan terasa lembut jika dipegang dengan jari, kuas ini cocok digunakan untuk bahan cat pengencer air. Cat jenis pengencer air ini seperti, water color, gouache, cat poster color dan acrylic. Kuas dan bahan ini cocok untuk anak-anak sekolah. Kalau menggunakan kuas kasar bisa menyebabkan buramnya warna dan bisa juga kertas berlubang.

Untuk melukis di atas kain kanvas yang digunakan terbanyak adalah kuas bulu kasar, dipergunakan juga kuas yang berbulu halus untuk memberi efek-efek tertentu pada lukisan. Untuk melukis cat minyak lebih banyak memerlukan bermacam jenis bulu dan bentuk kuas karena teknik cat minyak lebih rumit dan juga untuk mencapai gradasi dan komposisi warna yang maksimal dapat dicapai oleh cat minyak.

Kuas lukis cepat rusak Jika anda menggunakan kuas lukis dalam tahap awal belajar kuas cepat rusak, hal ini karena anda belum tahu alur goresan kuas berbanding arah serat bulu kuas, juga dari sudut kemiringan cara menggunakan kuas berapa derajat sebaiknya saat menggunakan. Tekanan kuas pada saat menggunakan sangat berpengaruh, jika tidak sesuai akan cepat rusak juga.

Cara memilih kuas yang lurus
 Kuas yang benar-benar lurus dan rapi bulu kuasnya merupakan keharusan terutama kuas untuk keperluan pendetailan dan finishing karena pada tahap ini diperlukan akurasi tinggi, jika bengkok sedikit saja keakuratan sulit dicapai.
Caranya untuk memilih kuas yang lurus adalah, jari tangan yang satu memegang ujung batang kuas dan jari tangan yang satunya lagi memegang pangkal kuas dan memutar patang kuas. Dengan cara ini dapat diketahui lurus atau bengkok mulai dari ujung kuas (bulu kuas) sampai pangkal kuas.

sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Kuas_lukis

Thursday, August 7, 2014

TIPS MERAWAT KUAS DENGAN BENAR

WATER COLOUR BRUSHES

Kuas Cat Air yang terbuat dari bulu asli, sebaiknya dicuci dengan menggunakan air pada temperatur suhu ruangan (jangan menggunakan air panas). Dan tidak dianjurkan untuk mencuci kuas dengan cairan pembersih seperti detergen, pencuci piring, atau thinner cat. Anda dapat menganggap kuas tersebut ialah rambut anda sendiri, sehingga pembersihannya dapat menggunakan shampoo yang biasa digunakan oleh anda. Setelah kuas selesai dicuci, rapikan kembali bulu kuas ke bentuk asalnya. Keringkan dengan proses alami, yakni menggantungkan pada posisi bulu kuas menghadap ke bawah. Hal ini bertujuan agar air tidak masuk ke dalam Ferulle (Bagian pada kuas yang menghubungkan handle dengan rambut kuas) yang dapat mengakibatkan karat.

 OIL COLOUR BRUSHES
Untuk proses pembersihan kuas, setelah sisa - sisa cat dilap, kuas dicuci dengan menggunakan sabun, air, dan cairan pembersih kuas. Tetapi ada kalanya kita menginginkan pencucian kuas dengan cepat, sehingga dapat digunakan kembali untuk melukis dengan warna lain. Untuk kondisi ini, anda dapat menggunakan produk Winsor & Newton Artists' White Spirit yang dibuat khusus untuk kuas Anda. Cairan pembersih ini sebaiknya ditampung dalam wadah seperti gelas yang bagian dasarnya diletakan sebuah kumparan atau per sehingga ketika memasukan kuas, bulu kuas menyentuh kumparan / per tersebut. Hal ini dilakukan agar pembersihan kuas menjadi lebih cepat, dan ujung kuas tidak rusak (bengkok) karna mengenai permukaan dasar gelas. Jangan Lupa untuk menutup wadah gelas ketika cairan tidak digunakan, agar cairan tidak menguap. Selanjutnya kuas dicuci dengan air dan sabun, Rapikan bentuk kuas, dan biarkan mengering dengan penggantungan kuas dimana bulu kuas menghadap kebawah.

ACRYLIC COLOUR BRUSH
Kuas Acrylic sebaiknya lekas dibersihkan, karna cat yang terperangkap dekat ferulle akan terus mengering selama anda mengerjakan pekerjaan lukis anda. Walaupun jumlah cat yang terperangkap sedikit, setelah kering cat tersebut akan sulit untuk dibersihkan. cara pencegahannya yakni dengan mencuci kuas setiap 15-20 menit dengan air dan sabun. kami tidak menganjurkan pembersihan kuas dengan menggunakan Acceton karna dapat mengurangi umur kuas dan juga merusaknya, karna pada kuas terdapat bahan Nylon yang larut dalam acetone. Sebagai pengganti Acetone, anda dapat menggunakan cairan pembersih kuas dengan kualitas baik yakni Winsor & Newton Art Gel, yang dapat menjaga bentuk dan kadar kelembaban kuas. Storage Setelah kuas dibersihkan, dirapihkan dan dikeringkan, kuas harus dijaga dan dilindungi. Kuas dari bahan apapun harus dihindari dari tekanan fisik, jangan meletakan kuas dengan tumpuan bulu kuasnya, atau menyimpannya pada container yang terlalu sempit karna akan menekan ujung kuas. hal ini dapat menyebabkan bulu kuas berubah bentuk, patah, rusak, dan sulit kembali ke bentuk semula. Kuas cat air yang dibuat dari bahan rambut asli, harus dilindungi dari ngengat yang dapat bertelur pada bulu kuas. Bulu kuas tersebut merupakan makanan bagi larva yang baru saja menetas. Hindari pula menyimpan kuas di dalam kantung plastik dan di tempat gelap, karna akan menyebabkan kuas berjamur. Kuas berkualitas umumnya dilengkapi dengan penutup bulu kuas (pelindung plastik) , jangan membuangnya karna penutup tersebut sangat berguna untuk melindungi kuas anda, namun berhati hatilah agar bulu kuas tidak terjepit pelindung plastik tersebut. Simpanlah kuas - kuas tersebut pada brush container, dalam keadaan bersih dan kering. Tetapi apabila kuas sering sekali dipakai anda cukup menyimpannya pada sebuah wadah gelas dengan posisi bulu kuas menghadap keatas.
 TIPS :
  1. Selalu gunakan kuas terpisah untuk medium minyak/acrylic dan medium air. Dan juga kuas terpisah untuk varnish, gesso, dan masking fluid.
  2. Jangan biarkan cat acrylic mengering pada kuas anda, karena cat acrylic akan bersifat water-resistant ketika kering.
  3. Jangan tinggalkan kuas dalam keadaan berdiri (dalam posisi bulu kuas berada di bawah) pada wadah air.
  4. Apabila cat sulit dibersihkan dari bulu kuas, bersabarlah dan cucilah beberapa kali sampai cat bersih dari bulu kuas. Jangan menekan atau dengan paksa membersihkan cat dari bulu kuas.
  5. Apabila bulu kuas anda dibuat dari rambut asli, anda dapat melembutkan bulu tersebut dengan mencelupkannya dalam minyak (atau medium yang anda gunakan) setelah kuas selesai dibersihkan.
sumber : http://medialukis.co/merawat_kuas_dengan_benar/?___store=default
gambar dari http://kikiiponk.wordpress.com/2012/04/18/tips-bikin-sepatu-lukis-sendiri/

Saturday, December 28, 2013

kelas lukis outdoor | melukis batu

 kelas lukis edisi jalan-jalan setelah ulangan mid test

 syifa dan diba
 kakak gladish ditemani bunda yang siap dengan ransum :)

 karya Syafina  di kaleng
 beberapa hasil karya lukis di batu dan ranting


Sunday, December 15, 2013

teman baru di kelas lukis desember

hari minggu ini kita kedatangan teman baru, namanya ineaz dan aurell umur 5 tahun, masih TK Besar.
Seperti biasa pertemuan awal masih malu-malu, tapi karena mereka berdua adalah teman sekolah jadi malu-malunya nggak lama, langsung cerita panjang lebar deh.
Ineaz datang diantar sama ayah, ibu dan adeknya. Sementara Aurell diantar dan ditungguin sama ibunya. Kebetulan ibunya Aurell adalah teman sekolah saya dulu :)

 aurell

 ineas

 
ineaz dan aurell

 pertemuan pertama perkenalan lewat gambar

ini ineaz 

kakak nasya agak kurang enak badan, dia demam dan tidak mood menggambar,
jadi dia istirahat saja, GWS nasya!